Kadang kita merasa tak tentu arah. Menjalani rutinitas yang ada, membuat lupa bahwa ada hidup yang harus dijalani dengan riang. Bukan melangkah maju yang kita lakukan, tapi berputar di tempat yang sama. Menyadari bahwa terjebak di putaran arus membuat enggan untuk melangkahkan kaki keluar. Terasa lebih nyaman untuk mengikuti arus. Padahal disadari atau tidak, berdiam diri dan tak bergerak membuat kita perlahan kalah. Tembok besar ada untuk menutupi dan melindungi sebuah hal indah dari pengaruh dunia luar. Kita yang berada di luar tembok seringkali tak sadar bahwa di balik tembok itu akan muncul hal baru. Mencoba acuh dan terus berputar di tempat yang sama. Mencari tantangan baru dan pengalaman baru itu yang seharusnya kita lakukan. Berjalan memanjat dinding untuk meraih yang belum teraih. Sudahkah kita berusaha melangkahkan kaki dan membuat tantangan baru? Jika masih terjebak pada rutinitas yang ada, mari kita cermati sejenak seorang "Bayi". Kali inipun kita dapat melihat s...
just a super random note